Dusun I Gendong Tropy Bergilir Uteh Kamel di Turnamen Voli Empat Negeri

Batu Bara 
Setelah bertanding di babak final melawan tim Seram, Sabtu (20/8/22), akhirnya memutuskan tim Dusun I berhak meraih Tropy bergilir Uteh Kamel pada turnamen bola voli Desa Empat Negeri 2022.

Kekompakan dan ritme permainan yang apik membuat Tim asuhan Putra Ardiansyah menang pada empat set pertandingan dengan skor 3-1.

Panitia penyelenggara Irhan Guntara kepada wartawan mengatakan, turnamen ini dilaksanakan berkat kerja sama para tokoh dan elemen masyarakat serangkain memeriahkan HUT Ke 77 RI.

Dijelaskan, pada turnamen bola voli Empat Negeri memperebutkan piala Uteh Kamel berlangsung 15 – 20 Agustus 2022 diikuti 8 tim.

Untuk juara 3 dan 4 tim Alltrack bertemu tim Tiger di babak semifinal dan dimenangkan tim Alltrack. Sementara untuk juara 1 dan 2 Tim Dusun I bertemu tim Seram di babak final. Tim Dusun I unggul dan meraih juara pertama, jelas Irhan.

Tokoh pemuda Empat Negeri Uteh Kamel dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat Empat Negeri Mhd Khaidir Basrah, SH. MH, Ketua BPD Empat Negeri Rahmad Alhudawi, SPd, Ketua PWI Batu Bara Alpian Sos.i , MSI, para sesepuh dan tokoh masyarakat desa, tokoh wanita, tokoh pemuda, panitia serta seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan.

“Dengan dukungan seluruh masyarakat dipadu kerja keras panitia sehingga turnamen berjalan dengan baik dan dengan hasil yang baik pula,” kata Uteh Kamel.

Tidak terbatas ini imbuh Uteh Kamel, turnamen akan dijadikan kompetisi tahunan sebagai pemacu semangat generasi muda serta menumbuhkan kembali program ‘memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.

Kepada pemenang Uteh Kamel mengucapkan selamat seraya meminta tim menjaga kekompakan, tingkatkan sprit serta kuasai teknis bermain sehingga bisa kembali tampil sebagai pemenang di acara pertandingan lainnya.

Bagi tim yang belum beruntung Uteh mengimbau untuk lebih giat karena peluang untuk menjadi pemenang masih sangat luas terbentang.

“Lebih giat berlatih, dan yakinkan bahwa Jawara selamanya tidak akan menjadi Jawara. Melalui prosesnya setiap Jawara ada masanya dan setiap masa ada Jawara-nya”, Uteh Kamel memberi semangat. (tpbb01)

Bagikan:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*