“Digoyang” Janda Beranak 4, Agen Lembu Ceraikan Istri

Batu Bara, (barubaratranspublik)
Diduga klepek-klepek ‘digoyang’ janda beranak 4, oknum agen lembu AN (37) warga Dusun Perumnas Desa Pulau Sejuk Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batu Bara diduga rela memutus tali perkawinan dengan istri sahnya.

Sejak menikah siri dan tinggal bersama dengan wanita keduanya Lis (42) warga Dusun V Desa Sumber Makmur Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara, AN mengajukan permohonan cerai talak terhadap istrinya Nila (36) ke Pengadilan Agama Kisaran.

Dalam release yang ditanda tangani kuasa hukumnya tanggal 27 Juni 2022, AN (pemohon) meminta Pengadilan Agama Kisaran mengabulkan permohonannya serta memberikan izin kepadanya menjatuhkan talak atas istrinya (termohon).

Alasan AN, sejak pertengahan tahun 2017 kehidupan rumah tangganya dengan termohon mulai diwarnai perselisihan dan pertengkaran. Hal itu disebabkan karena pemohon dan termohon belum mempunyai keturunan.
Selain itu, pemohon mengaku ekonominya lemah sehingga kurang memberikan biaya kehidupan sehari-hari terhadap termohon.

Perkawinan sirinya dengan Lis seorang guru honorer sertifikasi di lingkungan Kemenag Batu Bara seolah tersembunyi dan tidak menyertai permohonan cerai AN.

Padahal pernikahan keduanya dengan janda yang sudah berusia nyaris setengah abad itu diduga kuat menjadi virus kekacauan rumah tangganya dengan Nila. Apalagi perkawinan kedua AN dilaporkan Nila ke Polres Batu Bara atas dugaan kawin halangan/perzinahan, dan kini kasus tersebut sedang di proses pihak kepolisian.

* Mengada-ada
Alasan permohonan AN tidak serta merta dibenarkan Nila. Kepada wartawan, Sabtu (2/7/22) Nila menganggap alasan AN terkesan mengada-ada.

Nila menyanggah kalau perselisihan dan pertengkaran dengan suaminya berlangsung bertahun-tahun. Sebab menurut Nila rumah tangganya baik-baik saja.

Nila membenarkan soal belum mempunyai keturunan, namun dia dan suaminya sudah mengadopsi anak.

Ekonomi lemah yang turut dijadikan AN sebagai alasan permohonan cerai juga ditepis Nila.

“Itu juga terkesan mengada-ada. Ekonomi rumah tangga kami langgeng saja, untuk kebutuhan hidup tidak kekurangan, aset kami ratusan juta, modal usaha lembu puluhan juta dan kami tidak berhutang”, kata Nila.

Yang jelas nilai Nila, itikad AN yang akan menceraikannya dikarenakan pernikahan dengan Lis.

“Rumah tangga kami cekcok setelah pernikahan AN dan Lis terbongkar, sebelumnya kami baik-baik saja”, tukas Nila.

Terkait permohonan cerainya di Pengadilan Agama dan akan disidangkan Selasa mendatang, Nila enjoi-enjoi saja.

“Mengajukan permohonan cerai ke Pengadilan Agama itu haknya, aku tidak keberatan. Terpenting hal-hal yang berkaitan dengan perkawinan dengan ku diselesaikan secara sah termasuk pembagian harta bersama”, tutup Nila. (tpbb01)

Bagikan:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*