Bermunajad Di Hari Ke 11, Harap Gadis Berhijab Pulang Selamat

Batu Bara, (batubaratranspublik)
Nasib gadis berhijab Khairunnisa alias Nisa (17) warga Dusun 13, Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara yang dilaporkan hilang sejak Minggu 19 Juni 2022
hingga kini belum juga diketahui nasibnya.

Di hari ke 11 pencarian Nisa pihak keluarga menggelar tahlilan bermunajad semoga gadis ayu itu segera pulang dalam kondisi sehat.

Sebagaimana diinformasikan, Nisa dilaporkan hilang sejak Minggu 19 Juni 2022 malam. Keesokan harinya sepeda motor Nisa ditemukan di semak-semak areal perkebunan.

Andy (28), abang kandung Nisa, bercerita sebelum hilang, adiknya berpamitan kepada ibunya untuk mengantar sepedamotor ke rumah kakaknya, Maya di Kampung Kedo, Kecamatan Talawi.

“Menurut mamak kami, Nisa berangkat sendiri malam itu,” kata Andy, Jumat ( 01/07/22).

Andy sendiri mendapat kabar adiknya hilang Senin sore. Sepedamotor adiknya ditemukan pekerja kebun di semak-semak areal perkebunan sawit PT Lonsum di Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, sejauh 6 km dari tempat tinggal Nisa.

Nisa merupakan anak ke-7 dari 8 bersaudara. Nisa sehari-hari bekerja serabutan dan sempat menjual minuman dingin.

Yang menjadi tanda tanya pihak keluarga, sepedamotor Nisa ditemukan di areal perkebunan yang berada di jalan lintas.

“Jalur yang dilintasinya dengan ditemukannya motor itu berbeda. Kebun itu di areal jalan lintas,” kata Andy sembari menyebutkan ketika itu Nisa berangkat dengan membawa handphone milik ponakannya.

Hilangnya Nisa diketahui ketika ibunya menghubungi Maya, kakak kandung Nisa.

“Saat itu mamak tanya kenapa Nisa lama kali pulang. Maya menjawab kalau Nisa tidak ada di rumah. Itulah baru semua tau,” katanya.

Kabar hilangnya Nisa sempat viral di media sosial. Selain melaporkan hilangnya Nisa ke Mapolsek Labuhan Ruku Polres Batubara, pihak keluarga terus berupaya mencari Nisa.

Kapolsek Labuhan Ruku AKP Feri Kusnadi mengatakan hingga kini pihaknya terus berupaya melakukan pencarian hilangnya Nisa.

“Kita masih terus bekerja dengan melacak handphone milik korban, sekaligus mengumpulkan keterangan dan informasi-infomasi saksi-saksi,” kata AKP Feri, Jumat (01/07/2022).

“Tim kita hingga saat ini masih terus bekerja menelusuri jejak perjalanan korban sebelum dinyatakan hilang. Kita berharap bantuan masyarakat agar segera melaporkan informasi-informasi terbaru prihal korban agar menjadi masukan bagi kepolisian untuk menemukannya,” harap AKP Fery. (tpbb01)

Bagikan:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*