Maling Subuh Oyong Dikejar Timah Panas, Pencuri Kursi Plastik Kena Perban

Baru Bara, (batubaratranspublik)
ASF Alias Naga (27) warga Dusun I Kolam VIII Desa Ujung Kubu Kecamatan Nibung Hangus tampak tak bisa berdiri sempurna setelah betis kirinya dikejar timah panas milik Polri.

Soalnya, tersangka ASF yang tersandung kasus pembobolan rumah serta pencurian barang milik korban Halimatun Saidah di Dusun III Pokan, Desa Ujung Kubu, Kecamatan Nibung Hangus, Jumat (20/5/22) saat menjelang subuh itu mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap tim Unit Reskrim Polsek Labuhan Ruku, Polres Batu Bara.

Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan laporkan korban dan dalam waktu singkat Unit Reskrim Polsek Labuhan Ruku Polres Batu Bara berhasil meringkus tersangka dan seorang tersangka penadah.

Kapolsek Labuhan Ruku AKP Fery Kusnadi,SH.MH didampingi Waka Polsek Iptu Ahmad Fahmi dan Kanit Reskrim Ipda Christian Panggabean pada press release di Mako Polsek Labuhan Ruku, Rabu petang (25/5/22) mengatakan, hari ini ada 2 kasus pencurian di Wilkum Polsek Labuhan Ruku yang kita ungkap. 3 dari 4 tersangka berhasil ditangkap sedangkan seorang tersangka lain melarikan diri.

Dijelaskan AKP Fery, pada kasus pencurian di rumah korban Halimatun Saidah, tersangka ASF masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang saat korban sedang tidur. Tersangka mencuri satu unit HP dan uang tunai Rp 10 juta dari dalam lemari korban.

HP curiannya tersebut selanjutnya dijual ASF kepada tersangsa Syah (21) warga Dusun VI Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai. Akibatnya tersangsa Syah ditangkap sebagai penadah.

“Dalam waktu 1×24 jam kita berhasil membekuk tersangka pencuri dan tersangka penadah barang curian. Tersangka ASF Alias Naga terpaksa kita berikan tindakan tegas terukur karena hendak melarikan diri saat ditangkap”, jelasnya mantan Kasat Reskrim Polres Batu Bara itu.

Kasus kedua yang berhasil diungkap adalah kasus lama yang terjadi di Jalan Nelayan Kelurahan Tanjung Tiram Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara, Jumat (1/4/22) sekitar pukul 02.00 Wib.

Dalam kasus ini petugas menangkap tersangka MHD (28) warga Lingkungan I Kelurahan Tanjung Tiram Kecamatan Tanjung Tiram bersama temannya Emid (DPO) masuk ke toko milik Fahrur Rozi (24)  warga Dusun  II Desa Pahang Kecamatan Talawi.

Dari dalam toko tersebut, kedua tersangka mencuri barang barang elektronik dan perabotan rumah tangga bahkan kursi plastik pun turut diangkut hingga barang hasil curiannya itu tertaksir senilai hampir Rp 5 juta.
Akibat dari perbuatannya betis kanan tersangka MHD juga harus berbalut perban.

Menurut Kapolsek, tersangka ASF dan tersangka Mhd merupakan residivis kasus pencurian yang telah menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat.

“Terhadap kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara. Sementara tersangka penadah barang curian dijerat Pasal 480 KUHP ayat (1) dengan ancaman pidana 5 tahun penjara”, pungkas AKP Fery. (tpbb01)

Bagikan:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*