3 Kali Kejadian Baru Berhenti Setelah Nyorong Pohon, Ertiga “Degil” Renggut Nyawa Pasutri, 2 Luka-luka

Baru Bara, (batubaratranspublik)
Lalu Lintas yang terjadi di Jln Access road Inalum, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara kembali merenggut korban jiwa. Pasangan suami istri (pasutri) meninggal dunia, seorang luka berat dan seorang lainnya luka ringan.

Kecelakaan berangkai ini melibatkan mobil Ertiga Nopol BK 1371 GH, sepeda motor Supra Fit (tanpa Nopol), sepeda motor CBR Nopol BK 6805 OAJ serta sepeda motor Supra tanpa plat Nopol, Jumat (22/4/22).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil Ertiga yang dikemudikan Michael Fernandes Gultom (22) warga Desa Mandarsah Kec. Medang Deras Kab. Batu Bara datang dari arah Kuala Tanjung menuju Simp. Kuala Tanjung.

Setiba di TKP, mobil ini menabrak samping kanan Sepeda motor Supra Fit yang dikendarai Surya Bakti Tanjung (79) warga Dsn. Benteng Desa Pakam Kec. Medang Deras Kab. Batu Bara yang datang dari arah yang sama sehingga Surya terjatuh di beram jalan sebelah kiri.

Kendati Surya terjatuh namun mobil Ertiga terus melaju ke arah Desa Pakam, lalu dikejar oleh Herman Alpian (22) warga Dsn Benteng Desa Pakam Kec. Medang Deras Kab. Batu Bara dengan mengendarai sepeda motor Honda CBR.
Setiba di sekitar 1 KM dari TKP pertama, Herman berhasil mengejar mobil Ertiga dan menyuruh berhenti. Namun permintaan Herman tidak digubris sopir, bahkan samping kanan mobil Ertiga itu menyenggol bagian kiri Honda CBR sehingga Herman juga terjatuh di beram jalan sebelah kanan.

Ironisnya, meskipun kedua pengendara sepeda motor sempat mencium tanah (terjatuh-red) namun sopir Ertiga yang terbilang degil itu tetap saja memacu kenderaannya ke arah Simpang Kuala Tanjung.

Akan tetapi mengabaikan kedua kejadian awal tidak membuat peristiwa berakhir, di TKP ketiga di Dsn 4 Desa Pakam Raya (berjarak sekitar 1,5 KM dari TKP kedua) mobil Ertiga menabrak bagian belakang sepeda Motor Supra tanpa Nopol yang dikenderai Patrian Syahputra (34) warga Dsn. Masjid Timur Desa Lalang Kec. Medang Deras Kab. Batu Bara berboncengan dengan istrinya datang dari arah Kuala Tanjung (searah).

Akibatnya sepeda motor terjatuh bersama pengendara dan penumpangnya keluar badan jalan sebelah kiri.

Dikejadian ketiga ini mobil Ertiga barulah berhenti, itupun setelah menabrak pohon seri di kiri jalan hingga mobil berbalik arah dan berujung  ringek.

Akibat dari peristiwa kecelakaan tersebut Surya Bakti Tanjung mengalami luka robek pada kaki kiri dan dirawat di Klinik Harun dan Herman Alpian mengalami luka pada dengkul kaki dan kaki kiri.

Sementata Patrian Syahputra mengalami luka robek pada kepala belakang, dagu robek, kaki kanan patah, mulut dan hidung keluar darah dan meninggal dunia di TKP.

Ajal juga menghampiri istrinya Nur Afni yang mengalami luka kepala depan, luka perut dan kaki kanan patah. Nur Afni meninggal dunia saat diperjalanan menuju Klinik Swandi.

Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP Eridal Fitra, SH melalui Kasi Humas Polres Batu Bara Iptu Ahmad Fahmi membenarkan kejadian laka lantas yang berakibat merenggut dua nyawa tersebut.

“Saat ini petugas telah melakukan kenderaan terlibat kecelakaan berikut sopir proses pemeriksaan lebih lanjut”, ungkap Iptu Fahmi. (tpbb01)

Bagikan:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*